5 Hal Penting Tentang UMR

5 Hal Penting Tentang UMR Yang Harus Kalian Ketahui

5 Hal Penting Tentang UMR – Gaji merupakan sesuatu hal yang wajib didapatkan oleh pekerja. Bisa dibilang , memberikan gaji sudah menjadi tanggung jawab sebuah perusahaan kepada karyawannya.

Di Indonesia sendiri , mungkin kita sudah tidak asing dengan kata Upah Minimum Regional atau yang lebih kita kenal dengan sebutan UMR. Nilai UMR ini harus dipatuhi oleh seorang karyawan agar dapat hidup dengan layak di wilayah yang ia tinggal.

Ada banyak hal penting yang menarik untuk dibahas tentang UMR. Apalagi untuk kalian yang memiliki sebuah perusahaan atau pemberi kerja. Nah berikut ini akan kami jelaskan 5 hal penting tentang UMR.

Mekanisme Penetapan UMR

UMR ditetapkan oleh tim survey yang dibentuk oleh Dewan Pengupahan daerah setempat yang terdiri dari serikat pekerja, pengusaha, perusahaan dan pihak netral dari akademisi. Tim ini memiliki tugas untuk memperkirakan biaya kehidupan di daerah tersebut seperti kebutuhan pokok dan biaya hidup minimal.

Variabel tersebut adalah hasil survey yang dilakukan tim ini dan pertimbangan produktivitas, pertumbuhan ekonomi, usaha yang paling tidak mampu, kondisi pasar tenaga kerja dan pertimbangan lain dari Dewan Pengupahan. Nantinya besaran UMR akan ditetapkan oleh kepala daerah , paling lambat yaitu 60 hari sebelum berlaku pada 1 Januari tahun selanjutnya.

Menjadi Nilai Acuan Wilayah Tertentu

Setiap karyawan memiliki hak untuk bisa hidup layak dan baik. Hal inilah yang menjadi alasan ditetapkanya nilai batas bawah upah di setiap regional. Nilai UMR bisa menjadi acuan untuk mencegah para perusahaan yang memberikan nilai atau upah di bawah nilai yang sudah disusun berdasarkan standar kelayakan hidup. Dengan begitu , kehidupan karyawan akan terjamin.

Harus Ditaati Oleh Perusahaan

Nilai UMR sudah ditetapkan oleh pemerintah dan Dewan Pengupahan telah dikaji secara detil sehingga menghasilkan nilai yang wajar. Hal ini yang membuat setiap perusahaan atau klikwin88 pemberi kerja harus menaati nilai yang telah ditetapkan. Jika tidak , terdapat sanksi yang tegas untuk perusahaan tersebut.

Kendati demikian , dalam hal pengupahan kita juga mengenal istilah upah minimum neto dan upah minimum bruto. Perbedaannya adalah untuk yang pertama nilai upah minimum yang diberikan untuk gaji pokok, di luar tunjangan dan variabel lain. Sedangkan yang kedua diterapkan secara penuh, gaji pokok termasuk dengan variabel lain. Upah ini harus ditulis dengan jelas dalam kontrak kerja agar tidak menimbulkan potensi masalah di kemudian hari.

Nilainya Akan Selalu Naik

Kondisi ekonomi yang merupakan salah satu faktor penepatan UMR membuat nilai upah ini akan mengalami peningkatkan setiap tahunnya. Walaupun jumlah kenaikannya tidak terlalu besar , namun kenaikan upah yang stabil ini harus menjadi perhatian khusus untuk perusahaan agar tidak mengganggu keadaan finansial secara umum.

Jelas Perhitungan Dan Penyampaiannya

Seperti yang kami katakan sebelumnya , harus ada kejelasan mengenai gaji yang harus disepekati bersama dalam kontrak kerja. Dalam hal penyampaian gaji, perusahaan idealnya harus memberikan rincian jelas perhitungan, serta disampaikan dengan cara yang baik. 

Mekanisme yang digunakan pun berbeda beda di setiap perusahaan. Salah satunya yang paling populer adalah penggunaan aplikasi slip gaji atau aplikasi pengelolaan HR yang terpadu, sehingga dapat menghitung dan menyampaikan gaji dengan rinci.