4 Kegiatan Bisnis Yang Harus Dipahami Seorang HR

4 Kegiatan Bisnis Yang Harus Dipahami Seorang HR

4 Kegiatan Bisnis Yang Harus Dipahami Seorang HR – Seorang HR memiliki tugas untuk mengelola sumber daya manusia di suatu perusahaan. Tidak hanya dalam hal administrasi , HR juga harus memperhatikan aspek lainnya seperti pengembangan diri karyawan, pemilihan karyawan untuk berbagai posisi, dan persaingan di pasar tenaga kerja.

Oleh sebab itu menjadi seorang HR mengharuskan kalian mengetahui dan memahami kegiatan bisnis lainnya. Hal ini bertujuan agar seorang HR memahami kebutuhan di setiap bagian dan merencanakan langkah strategis untuk ke depannya.

Nah untuk kalian yang penasaran kegiatan bisnis apa saja yang perlu dipahami seorang HR , yuk langsung saja kita simak penjelasan 4 kegiatan bisnis yang harus dipahami seorang HR berikut ini.

Sales

4 Kegiatan Bisnis Yang Harus Dipahami Seorang HR

Seluruh situs judi slot terbaik perusahaan tentu memiliki bagian sales dalam hal menjual produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Seorang sales yang baik tentunya tidak hanya ditentukan dengan seberapa banyak produk yang berhasil dijualnya , melainkan juga seberapa baik interaksi yang dibangun dengan konsumen sehingga membuat mereka akan terus membeli produk yang dipasarkan.

Setelah memahami tugas dan tanggung jawab seorang sales seharusnya membuat HR bisa memilih karyawan yang tepat untuk mengisi bagian tersebut.

Keuangan

4 Kegiatan Bisnis Yang Harus Dipahami Seorang HR

Bagian finance atau istilah kerennya yaitu accounting juga menjadi bagian lainnya yang harus dipahami oleh seorang HR.

Memahami kondisi keuangan perusahaan , aset perusahaan yang dimiliki hingga seberapa besar pengeluaran dan pemasukan suatu perusaah bisa membuat seorang HR merencanakan dan mengeksekusi suatu program yang dijalankan dengan benar dan tepat.

Pelayanan Konsumen

Pelayanan konsumen atau yang lebih kita kenal dengan Customer Service memilki tugas utama untuk melayani pelanggan. Namun dalam sebuah perusahaan , seorang HR dianggap sebagai customer service untuk para karyawannya.

Seorang HR harus dituntut untuk melayani para karyawannya seperti masalah keluhan , masukan, program pengembangan serta langkah strategis lainnya. Dengan begitu karyawan akan merasa “terpuaskan” sehingga membuat mereka bekerja dengan lebih baik lagi.

Marketing

4 Kegiatan Bisnis Yang Harus Dipahami Seorang HR

Marketing yang kami maksud bukanlah bagaimana sebuah perusahaan “menjual” produk kepada konsumen melainkan seberapa baik citra perusahaan di mata pasar tenaga kerja.

Seperti yang kita ketahui pasar tenaga kerja adalah tempat dimana perusahaan mendapatkan SDM yang berkualitas. Hal ini yang membuat perusahaan harus melakukan langkah langkah yang tepat yang bisa membuat citra perusahaannya terlihat baik di pasar tenaga kerja.

Perusahaan dengan citra yang baik tentunya berpotensi untuk mendapatkan SDM unggul. Di lain sisi , para calon karyawan juga tentunya akan mencari dan memilih suatu perusahaan yang memiliki citra baik.

Jadi marketing yang kami maksud lebih ke arah bagaimana cara menjaga image suatu perusahaan bagi seorang HR.

Nah itulah informasi mengenai kegiatan bisnis lain yang perlu dipahami oleh seorang HR. Mungkin untuk kalian yang baru saja menjabat menjadi seorang HR belum terlalu merasakan efek dari kegiatan bisnis tersebut. Namun lama kelamaan pasti kalian akan merasakan efek yang sangat baik jika kalian berhasil memahami kegiatan bisnis lainnya.

Tantangan dalam melakukan bisnis

Tantangan dalam melakukan bisnis di Indonesia

Ekspansi ekonomi masa depan diharapkan dapat mencakup pertumbuhan yang lebih inklusif sebagai pendapatan nominal per kapita yang telah diperkirakan akan melipatgandakan. Secara ekonomi yang kuat, stabil secara politis dan berpikiran dengan reformasi, Indonesia adalah pembangkit tenaga listrik global yang muncul di Asia, dan salah satu yang patut di perhatikan terlepas dari segi industri.

Namun, terlepas dari kinerja ekonominya yang kuat, Indonesia menghadapi tantangan yang menghambat pengembangan di sektor swasta. Untuk bisnis yang ingin mengambil keuntungan dari tingkat pertumbuhan yang tinggi dan masa depan ekonomi yang ambisius, anda harus memiliki bantuan orang asli indonesia agar dapat menjadi aset yang nyata karena itu merupakan salah satu syarat utama.

Memulai bisnis

World Bank and International Finance Corporation (IFC) menduduki peringkat ke-86 di dunia untuk kemudahan dalam melakukan bisnis. Dibutuhkan sembilan prosedur untuk mendirikan entitas korporasi di Indonesia, dengan rata-rata 47 hari untuk menyelesaikan nya. Bisnis harus berhubungan dengan kas negara, Kementerian hukum dan hak asasi manusia dan Kementerian Tenaga kerja, serta menyelesaikan beberapa formulir pendaftaran.

Berurusan dengan izin konstruksi

Izin konstruksi mengambil rata-rata 158 hari dan melibatkan 13 prosedur. Departemen harus berkonsultasi dan mempunyai beberapa sertifikat sebelum mendaftar dengan tanah dan bangunan, kantor pajak dan kantor regional, Departemen Perindustrian dan perdagangan.

Mendaftarkan properti

Dibutuhkan 22 hari untuk mendaftarkan sebuah properti dan enam prosedur, yang meliputi mendapatkan sertifikat tanah, pemeriksaan dan membayar pajak atas akuisisi. Sekali lagi, biaya pendaftaran properti jauh lebih tinggi daripada standar rata-rata.

Mendapatkan kredit

Bank Dunia dan IFC memberi peringkat Indonesia di angka ke-129 dunia dalam kemudahan mendapatkan kredit, meskipun ada banyak pekerjaan yang dilakukan untuk mengembalikan reputasinya. Penelitian yang dilakukan oleh pemerintah menemukan bahwa penguatan hak hukum kreditur dengan meningkatkan aset berbasis sistem pinjaman dan mempromosikan sistem pendaftaran properti akan meningkatkan sektor kredit.

Melindungi investor

Perlindungan investor relatif sangat kuat di Indonesia, menempati peringkat 50 di dunia. Pemerintah terus mengakui dan menegakkan hak milik investor asing dan domestik, dan tidak ada tindakan terang-terangan pada investor dalam beberapa tahun terakhir. Hukum investasi pada tahun 2007 membuka sektor utama ekonomi untuk investasi asing.

Membayar pajak

Ada 51 pembayaran pajak yang akan dibuat setiap tahun dan berurusan dengan pembayaran pajak akan menyita waktu perusahaan selama 259 jam. Pajak penghasilan perusahaan sebesar 25% membutuhkan waktu sekitar 75 jam untuk diproses, hingga kontribusi jaminan sosial dan pula PPN yang membutuhkan 184 jam untuk melakukan pengurusan.

Berdagang global

Indonesia sebagian besar bergantung pada perdagangan global, membuat biaya impor dan ekspor barang yang relatif rendah. Biayanya jauh lebih sedikit untuk perdagangan melintasi perbatasan daripada di seluruh Asia Timur dan Pasifik, meskipun dapat memakan waktu lama saat mendapatkan kontainer untuk transportasi.

Budaya

Kurangnya transparansi dan tata kelola perusahaan berarti ada korupsi yang meluas dan kejahatan yang terorganisir di Indonesia. Sengketa industri juga sering dinyatakan oleh pebisnis sebagai suatu kesulitan, dan dianjurkan untuk melakukan due diligence ataupun kegiatan pemeriksaan secara saksama dari segi hukum yang dilakukan oleh konsultan hukum terhadap suatu perusahaan atau objek transaksi sesuai dengan tujuan transaksi yang ekstensif pada semua kontrak.

Selama bertahun-tahun, Indonesia telah menghadapi tantangan yang berbeda untuk membuat perkembangan di setiap sektor. Meskipun masih ada cara yang panjang untuk melakukannya, negara ini terus membuktikan diri bahwa segala sesuatu mungkin selama Anda terbuka untuk membuat perbaikan. Dan itulah sebabnya ada begitu banyak peluang bisnis yang muncul di Indonesia.